Sayang, ini Realita

7/14/2012 05:27:00 PM

Sayang, aku hidup dalam realita. 
- Dimana orang - orang tidak memperdulikan seseorang dengan jiwa yang kosong, yang berada di antara banyak orang yang berada disekitarnya.
- Dimana orang - orang hanya memperdulikan mereka yang terlihat lemah, padahal kuat dan tak jarang tak baik.

Sayang, aku harus hidup dalam realita. 
- Dimana orang yang berlagak sok kuat,tapi hatinya bahkan tercincang hingga berdarah - darah.
- Dimana orang saling menghunus. Dengan benda tak terlihat namun begitu sakit.

Sayang aku hidup dalam realita. 

Beberapa keartifisialan terbentuk dengan bebas. Beberapa yang mengikuti kata hati harus rela untuk terseok. Sendiri. Tanpa siapapun. Berharap sekitarnya menganggap dewasa. Sekalipun hatinya masih berada dalam sekolah tingkat dasar.

Sayang, ini realita yang ada.

Bisakah aku keluar sebentar dari realita ? Mungkin beberapa menit .....


You Might Also Like

6 comments

  1. just think that you never alone :)
    kita memang memilih tujuan kita sendiri, sakit hati juga sendiri. tapi kita manusia sosial, kita ga pernah sendiri :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tapi terkadang aku merasa benar - benar s e n d i r i .

      Hapus
  2. hidup=ujian

    kamu sudah hidup di dunia, bersiaplah untuk diuji sampai mati!

    tetep semangat ya ian, pokoknya ini semua adalah perjuangan tiada henti...

    BalasHapus
    Balasan
    1. haha, iyaaa.
      tulisan itu aku buat yah sekadar pelepasan emosi yang tak bisa diungkapkan *apa sih*

      makasih :))

      Hapus
  3. jgn mrasa hidup tidak beruntung, krna msh bnyak yg lbih tdak brntung dr kita..
    satu cara utk bersyukur walau diuji :D

    BalasHapus

Subscribe by Email

Subscribe