Dari Kacamata Pribadi: Keberlanjutan Universitas Bakrie dengan Adanya Masalah dalam Bakrie Group

2/19/2013 11:11:00 PM

Judul di atas saya akui terlalu panjang untuk menjadi judul yang dianjurkan (baca: singkat, padat, jelas dan menarik). Namun, saya abaikan hal tersebut karena saya hanya ingin menulis dan menyampaikan apa yang saya pikirkan  setelah membaca berita dari kompas yang berjudul Ada Apa dengan Grup Bakrie. Saya memang bukan pendukung Bakrie dan keluarganya. Bukan karena benci atau apa, saya hanya senang memposisikan diri sebagai pihak netral. Namun status saya sebagai mahasiswa Universitas Bakrie yang notabene merupakan bagian dari Yayasan Pendidikan Bakrie ditambah dengan beasiswa saya yang disokong oleh KUB (Kelompok Usaha Bakrie) membuat saya memiliki embel - embel "Bakrie" secara tidak langsung.

Saya sebenarnya tidak begitu paham dengan birokrasi dan tata kelola Universitas Bakrie dengan Kelompok Usaha Bakrie. Namun, yang saya lihat ketika saya membaca media online maupun cetak, Grup Bakrie sedang dilanda masalah. Berbagai tudingan seperti buruknya manajemen, adanya manipulasi keuangan, masalah pajak, dan hutang membuat kelompok usaha ini mengalami degradasi. Media mungkin telah memaparkan berbagai polemik mengenai Grup Bakrie, seperti Hary Tanoe yang diminta tolong oleh Grup Bakrie, BEI yang mempertanyakan dana Bakrie menebus BUMI, dan  ada pula portal "Kisruh BUMI" yang merupakan topik pilihan dalam kompas.com yang menyediakan berbagai berita terkait. Apa penyebab sebenarnya, atau kenyataannya seperti apa, sama sekali saya tidak tahu, meskipun ada titel "Bakrie" dalam status mahasiswa saya. Kehidupan saya di kampus masih baik - baik saja. Fasilitas, sarana, prasarana dan proses pengajaran masih saya terima dengan baik.

source
Permasalahan yang sering saya lontarkan baik kepada teman - teman saya maupun kakak tingkat adalah, "masalah yang ada di Bakrie bakal berpengaruh enggak sama kampus ?", "kalau misal Bakrie Group bangkrut, mungkin nggak kampus bakal ditutup ?" atau "gimana nasib beasiswa selanjutnya ?".  Jawaban pun beragam. Ada yang menghubungkan dengan kontrak yang telah kita tanda tangani sebelumnya, ada juga yang menjawab bahwa Bakrie Group masih memiliki banyak sekali perusahaan baik kecil maupun besar, sehingga kemungkinan untuk bangkrut atau pailit masih kecil, juga ada yang menjawab bahwa dana yang disediakan pasti sudah dialokasikan sedemikian rupa, dan jawaban - jawaban lainnya. Wallahualam...


Menurut saya pribadi, apa yang terjadi di Bakrie Group mungkin memang akan berpengaruh, namun tidak banyak. Toh, masih ada dana dari para dewan penyantun, dari para mahasiswa reguler, dan dari sumber - sumber dana lainnya. Sekalipun jika pada kemungkinan terburuk bahwa suatu saat akan benar - benar "bangkrut", masih akan ada para pengusaha lain yang berusaha mem-backup. Para pengusaha biasanya memiliki strategi yang jauh lebih baik dari yang kita duga sebelumnya. Terkadang mereka memilih untuk membeli "mereka - mereka" yang (hampir) bangkrut lalu mengembangkannya. Karena mengembangkan yang sudah ada tentu jauh lebih mudah daripada membangun dari nol.

Sebenarnya bukan ranah mahasiswa Universitas Bakrie untuk memikirkan dan membandingkan problem yang dihadapi oleh kelompok perusahaan ini dengan keberlanjutan universitas sekalipun memiliki embel - embel yang sama. Yang perlu dilakukan hanyalah fokus kuliah, mengembangkan segala potensi yang dimiliki dengan maksimal, menggunakan fasilitas dan sarana prasarana sebaik mungkin serta berusaha melakukan yang terbaik untuk dirinya sendiri, keluarga dan almamater.

Terlepas dari masalah "keluarga"  Bakrie Group... saya optimis bahwa almamaterku ini akan berkembang jauh lebih baik dari sekarang. Dengan segala kekurangan dan kelebihan Universitas Bakrie, saya bangga berkuliah di sini ! :)


*Untuk info lebih lanjut tentang Universitas Bakrie, bisa dibaca FAQ tentang Universitas Bakrie di sini

You Might Also Like

17 comments

  1. I agree with you!
    Keep spirit to learn and be the best for Allah, your family and all!

    ^_^

    BalasHapus
  2. Semangat Hidup Mahasiswa !!! :D

    BalasHapus
  3. iya perusahaan bakrie emang udah menyebar di indonesia. kualitas perusahaannya juga bagus.. banget. buka juga ya: http://farhannurhuda.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. baguss? skrng bakrie group berhutang hampir 84 Triliun... hutang perusahaan terbesar di indonesia.. dari 10 orang terkaya di Indonesia skng bakri terlempar jauh keluar dari 40 orang terkaya di Indonesia. itu pun ga tau skrng nomer berapa dengan hutang yang mnggunung berbanding aset Bakrie yang tidak sampai 1 Milliar dollar...
      PT Bumi sudah dijual (aset yang paling menguntungkan Bakrie Group), Bakrie Telecom Hutang hampi 9T dan terus bertambah.... saham2 seluruh perusahaan Bakrie terus kedasar.. kamu tau gak kalau harga sahamnya cuma Rp 50,- sampai Rp 200,-skrng.. Bakrie Grup Sudah diambang Kebangkrutan.. Kalau mau bikin Statement dipelajar dulu mbak.. Jangan menyesatkan orang..

      Hapus
    2. oh iya satu lupa dimasukin yang gak kalah penting.. Bakrie Life anak Perusahaan Bakrie Group gagal bayar ke nasabah hampir 500Milliar.. dan skrng masih belum terselesaikan.. Bakrie belum juga bisa membayar kewajiban itu..

      Hapus
    3. Satu lagi deh biar lengkap.. Bakrie Toll bukan punya Bakrie lagi karna sudah di jual ke MNC Group (HT).. untuk membayar sebagian hutang yang jatuh tempo.. kalau membayr kewajiban minumum hrus terus menjul asset, sebentar lagi bakrie benar2 kehabisan source untuk membayar kewajiban.. dan yang tersisa hanya ..B _ _ _ _ _ _T.... semua penjabaran saya bisa anda cek di seluruh berita nasional..

      Hapus
  4. ohh gitu *nganguk-nganguk*
    bakrie emang kaya sih...
    moga aja tetep lancar hhe

    BalasHapus
  5. gue mikirnya, kalau (semoga nggak) bakrie group bener-bener bangkrut dahsyat dan segala macam beasiswa dihentikan, mungkin ga sih me'negeri'kan universitas bakrie? bisa diperjuangkan ga kira2 ya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau dihentikan untuk mahasiswa baru mungkin, tapi untuk kami yang udah teken kontrak tetep dapet kan :)

      Hapus
  6. ayo ayo ayo.. semangat, banyak pemuda Indonesia yg punya harapan pengen masuk di tempat kuliah begitu, saya juga dulu termasuk yang ikutan nyari lobang buat bisa dapetin beasiswa masuk ke situ, tapi ya gk dapet :p

    BalasHapus
  7. wah semangat terus kak brili!! :D gaperlu dengerin kata orang, do the best!

    BalasHapus
  8. bisa bantu adik adik yang baru masuk kuliah dan salah satu pilihan PTS nya itu Univ.bakrie gimana ya kaka-kaka?

    BalasHapus
  9. bisa bantu adik adik yang baru masuk kuliah dan salah satu pilihan PTS nya itu Univ.bakrie gimana ya kaka-kaka?

    BalasHapus

Subscribe by Email

Subscribe