Judgment, Prasangka, Persepsi

4/24/2013 06:33:00 AM

Kalian pasti pernah kan mendengar sesuatu tentang diri kalian yang tidak benar atau bertentangan dengan apa yang sebenarnya? Atau mungkin kalian yang membuat persepsi yang buruk tentang seseorang, padahal itu bertentangan jauh dengan apa yang sebenarnya. Atau dalam kata lain, kamu melakukan judgment!

Orang cenderung sering melakukan kesalahan persepsi dan membuat prasangka buruk tentang orang lain. Berikut beberapa contoh tentang kesalahan dalam proses persepsi ketika menge-judge seseorang.
  1. Melihat Satu Ciri yang Ketika Pertama Bertemu
  2. Melakukan Judgment Berdasarkan Opini Orang yang Beredar
  3. Menganggap Orang Lain Sama dengan Kita
Bagi kamu yang di-judge rasanya memang tidak enak. Orang-orang berpikiran buruk tentang kamu, sedangkan apa yang dipikirkan orang-orang adalah bukan kamu. Dan bagi kamu yang melakukan judge dan membuat persepsi yang salah, tentu tidak menyenangkan juga ketika apa yang kamu ketahui ternyata hanya prasangka semata.

Oke, aku akan mengambil contoh.

Dulu ketika duduk di bangku sekolah menengah atas, ada opini buruk tentang seseorang, panggil saja A. Opini tersebut mengatakan bahwa dia sombong, dan lain-lain. Karena opini yang beredar tersebut, aku juga melakukan judgment dan berpikiran buruk tentang A. Pikiran tersebut membuat aku juga menjaga jarak dengan si A. Namun, semakin lama, ada hal yang membuat aku untuk harus dekat dengan dia. Semakin lama berinteraksi, ternyata opini yang beredar tersebut sama sekali tidak sama dengan kenyataan. Bahkan, dari yang dulu berpikiran buruk, sekarang menjadi salah satu teman dekatku.

Intinya, aku setuju dengan don't judge people by his/her cover

Akan banyak hal yang sebenarnya baik---yang kamu lewatkan, ketika kamu terlanjur melakukan judgment yang buruk kepada seseorang.
Jangan terburu-buru mengamini apa yang orang lain katakan tentang seseorang (apalagi jika itu mengenai hal yang buruk). Cari tahu dulu apa yang sebenarnya, baru kamu bisa melakukan judge.
Tapi ingat juga, jangan pernah berpikir bahwa orang lain sama dengan kita. Jangan pernah berpikir bahwa apa yang kita yakini sama dengan apa yang mereka yakini. Setiap orang memiliki pandangan, kepercayaan dan behavior masing-masing.


Untuk kamu yang terlanjur melakukan judge buruk, lakukan interaksi dengan orang tersebut.
The more we interact with someone, the less prejudiced or perceptually biased we will against that person---semakin kita berinteraksi dengan seseorang, semakin berkurang pula persepsi yang bertentangan dengan orang tersebut.

You Might Also Like

1 comments

Subscribe by Email

Subscribe