Merasa Lelah dan Terlalu Banyak Keluhan

4/14/2013 07:02:00 AM

Mengeluh merupakan satu hal yang sering dilakukan oleh kebanyakan manusia ketika merasa lelah, jenuh, menyerah terhadap suatu hal tertentu. Bagaimana aku bisa tahu? Sosial media menjadi bukti otentiknya. Coba amati timeline twitter atau home facebook selama setengah jam, dan lihat betapa banyaknya orang yang mengeluh. 

Aku juga. Akhir-akhir ini aku merasa sense of belongings dan engagement ku terhadap event yang akan aku dan timku selenggarakan sebentar lagi begitu rendah. Aku hanya bekerja sebatas pekerjaan divisiku saja. Cenderung sedikit apatis terhadap masalah yang timbul di divisi lain. Dan ketika banyak masalah yang timbul, aku mengeluh. Mengeluh terhadap berbagai hal yang berakar dari masalah event tersebut. 

Mengeluh juga menular. Hanya karena masalah pada satu event, lalu menular terhadap keluhan karena kuliah yang aku rasa berantakan, keluhan karena ini-itu-dan lain-lain.

Aku tahu mengeluh itu tidak baik. Melelahkan diri sendiri. Membuat lack of motivation, masalah tidak terselesaikan dengan baik, dan sebagainya. Mengeluh bukan hanya dilakukan dengan ucapan, tapi dapat dilihat dari tindakan. 

Ada pada satu posisi ketika kamu merasa lelah dengan semuanya dan kamu habiskan waktumu dengan mengeluh.  Menurutku, cara terbaik yang kamu lakukan ketika kamu ada di posisi itu adalah bercerita. Bercerita terhadap orang-orang yang dekat denganmu, orang yang kamu hormati atau orang yang menurut kamu dapat membantu menyelesaikan permasalahanmu.

*Kunci utama ketika kamu bercerita kepada orang lain adalah ceritakan secara jujur permasalahanmu dan jadilah pendengar. Ada beberapa banyak orang yang sulit untuk mendengarkan orang lain, dan itu berdampak buruk terhadap dirinya sendiri. *

So do I. Begitu pula yang aku lakukan. Dan benar, banyak pengingat yang muncul setelah aku bercerita terhadap seseorang.
"Siapa yang nyuruh kamu ikut ini-itu? Kamu sendiri kan? Dan sebelum kamu memilih, kamu sudah tahu bagaimana kira-kira permasalahan dan akibat yang timbul dari pilihanmu itu." - seseorang
Kamu sendiri yang memilih, dan mengapa kamu harus mengeluh? Ketika kamu memilih suatu hal, pasti kamu memiliki alasan terhadap pilihan itu. Yang kamu perlu lakukan adalah mengingat bahwa kamu memilih bukan tanpa alasan. Masalah yang timbul itu biasa. Hanya perlu dihadapi dan diselesaikan dengan tanpa keluhan. Mengeluh tidak akan pernah bisa menyelesaikan masalah.

Berhenti mengeluh, dan mulailah bergerak. Ingat tujuanmu dan bertanggungjawablah.

You Might Also Like

5 comments

  1. semangat kk hehe, pernah juga mengeluh banyak tugas, untungnya nggak kebablasan ngeluhnya :D

    BalasHapus
  2. haha, ada apa denganmu ian? dihadapin satu pesatu, dikit demi sedikit. dimulai dari hal yang sulit nanti pasti bagus kok outputnya asalkan sabar..

    dan jangan lupa berdoa, mungkin tipsnya kurang... kalo misal emang cerita sama manusia masih tetep ga plong, cerita sama Allah aja. cos di Al Qur'an kan ada "dengan mengingat Allah hatimu akan tenang..."

    so, kalo pengen punya power, kembalikan ke Allah, cos hanya Dia yang memiliki segala sesuatunya.

    gud luck!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha, cuma lagi capek aja kok kemarin. Tapi sebenernya baik-baik aja :)

      Iya bener, setuju!
      Kekuatan yang paling gedhe itu dari Tuhan kita :')

      Hapus
  3. "jangan mengeluh, jangan mengeluh! Karena keluh adalah tanda kelemahan jiwa" monggo interprestasikan sendiri kata Bung Karno tadi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya. Sedang belajar untuk tidak mengeluh kok :')

      Hapus

Subscribe by Email

Subscribe